TINJAUAN UMUM MENGENAI KEJAHATAN DAN PELANGARAN DI PASAR MODAL

BEUGEUTPembangunan nasional merupakan pencerminan kehendak untuk terus-menerus meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia secara adil dan merata, serta mengembangkan kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan negara yang maju dan demokratis berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pencerminan kehendak ini antara lain “Pembangunan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia, dan masyarakat Indonesia yang dilakukan secara berkelanjutan, berlandaskan kemampuan nasional, dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan tantangan perkembangan global. Dalam pelaksanaarmya mengacu pada kepribadian bangsa dan nilai luhur yang universal untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang berdaulat, mandiri, berkeadilan, sejahtera, maju, dan kukuh kekuatan moral dan etikanya”.

Dalam bidang ekonomi, arah kebijakan pengembangarmya adalah : “Mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang tertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan dengan prinsip persaingan sehat dan memperhatikan pertumbuhan ekonomi, nilai-nilai keadilan, kepentingan sosial, kualitas hidup, pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan sehingga terjamin kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja, perlindungan hak-hak konsumen, serta perlakuan yang adil bagi seluruh masyarakat”.

Dalam rangka mencapai sasaran tersebut diperlukan berbagai sarana penunjang, antara lain berupa tatanan hukum yang mendorong, menggerakkan, dan mengenciptakan berbagai kegiatan di bidang ekonomi.

Salah satu tatanan hukum yang diperlukan dalam upaya meningkatkan pembangunan ekonomi yang             berkelanjutan tersebut adalah dengan mengembangkan pasar modal yang sehat, transparan, dan efisien. Pasar modal mempunyai peran strategis dalam pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan, dan stabilitas ekonomi nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat. Berdasarkan hal ini, pemerintah mempunyai alasan untuk ikut serta mengatur jalarmya dinamika pasar modal. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, pasar modal mempunyai peran strategis sebagai salah satu sumber pembiayaan bagi dunia usaha dan wahana investasi masyarakat kecil dan menengah. Berlaku efektifnya Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal memberilkan kepastian hukum bagi para pelaku pasar modal Indonesia, yang pada akhirnya dapat memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan dan juga berarti selangkah lebih maju dalam era globalisasi.

Hukum Ekonomi Keuangan merupakan salah satu bagian dari Hukum ekonomi yang salah satu aspeknya mengatur kegiatan di bidang Pasar modal. Pasar Modal merupakan tempat dimana dunia perbankan dan asuransi meminjamkan dananya yang menganggur. Dengan kata lain, Pasar Modal merupakan sarana moneter penghubung antara pemilik modal (masyarakat atau investor) dengan peminjam dana (pengusaha atau pihak emiten).

Keberadaan pasar modal menyebabkan semakin maraknya kegiatan ekonomi, menimbulkan pula kegiatan kegiatan yang ilegal yang menurus kepada kejahatan, yang sekarang ini lebih populer dengan sebutan kejahatan pasar modal

Undang-Undang Nomor. 8 Tahun 1995 (selanjutnya disebut UUPM),  separti halnya KUHP, mengatur tentang kejahatan yang terjadi dalam kegiatan di pasar modal, kejahatan di pasar modal dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu tindak pidana dan pelanggaran di bidang pasar modal. Dianutnya pembagian delik atas dua macam yaitu delik tindak pidana pasar modal, dan delik pelanggaran pasar modal, menunjukkan bahwa UUPM mengikuti ketentuan yang terdapat dalam KUHP yang merupakan hukum (ketentuan yang umum, di satu sisi, tetapi dalam ketentuan mengenai sanksinya jauh berbeda). Di dalam KUHP untuk delik pelanggaran tidak diancam dengan pidana kumulasi seperti dalam UUPM ini, tetapi hanya hukuman kurungan paling lama satu tahun, sedangkan dalam UUPM juga satu tahun kurungan tetapi dikumulasikan dengan denda yang besar..

Definisi dari kejahatan pasar modal yaitu segala bentuk pelanggaran yang berhubungan dengan kegiatan pasar modal baik itu pelanggaran terhadap ketentuan peraturan-peraturan pasar modal baik peraturan peraturan lain yang ada kaitannya dengan kegiatan di pasar modal. Kejahtatan pasar modal atau yang lebih sering disebut dengan istilah Capital Market Crime dan pelanggaran yang terjadi di pasar modal dapat diasumsikan dengan beberapa alasan yaitu kesalahan para pelaku, kelemahan aparat yang mencakup integritas dan prfosionalisme peraturan.

Tindak-Tindak  Pidana di Pasar Modal.

UUPM menggariskan jenis-jenis tindak pidana di bidang pasar modal seperti penipuan (pasal 90), manipulasi pasar, dan perdagangan orang dalam, informasi menyesatkan, penawaran umum tanpa lewat ototritas pasar modal, lembaga profesi pasar modal melakukan tanpa izin, prosedur publik tidak melakukan kegitan tanpa izin selain itu UUPM menetapkan tindak pidana tersebut denda dan pidana penjara. Tetapi secara lebih detil banyak tindak pidana dan pelanggaran yang terjadi pada prakteknya di lapangan antara lain Insider Trading, Market Manipulation, Unregistered Broker, Unregistered Securieties, Unregistered Issuer, Unregistered Trading, Unregistered Profesisonal, Unsuittbility, Churning, Order Fillure, Missrespsentasion, Margir account, Price Manipuation, Failer to Supensive, Broker Ignorance, Forgery, Breach Fiduciary Duty.

Tindak pidana di pasar modal mempuyai karakteristik yang khas yaitu tindak pidana  yang terjadi mengakibatkan hilangnya jumlah efek, jumlah korban yang cukup banyak dan beragam akhirnya dengan jumlah korban yang banyak akan meruntuhkan kepercayaan terhadap keberadaan pasar modal itu sendiri dan yang paling bahaya Indonesia tidak lagi dipercaya sebagai Negara dengan tujuan  investasi yang aman khususnya investasi lewat pasar modal.

Pelanggaran di Pasar Modal

Pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di pasar modal merupakan pelanggaran yang sering dilakukan oleh pihak pihak yang terlibat di dalam kegiatan pasar modal. Pelanggaran di pasar modal merupakan pelaggaran yang sifatnya teknis administratif. Bila dikelompokan pelanggaran yang sering terjadi di pasar modal mempunyai pola-pola yang sering terjadi yaitu :

  1. Pelanggaran yang dilakukan secara individual.
  2. Pelanggaran yang dilakukan secara berkelompok
  3. Pelanggaran yang dilakukan langsung atau berdasarkan perintah atau pengaruh pihak lain..

Efek yang serius dengan sering terjadinya pelanggaran di pasr modal bersifat berantai dan meluas. Kerugian tidak hanya dialami oleh pihak Investor atau pialang saja tetapi kerugaan dapat berlanjut kepada ke perusahaan yang sahamnya di perdaganggkan. Bila hal itu sering terjadi mengakibatkan pasar modal dapat dinilai buruk oleh pasar, akibatnya investor tidak mau masuk ke pasar modal  dan yang sudah berada di pasar modal malah keluar karena ketidak percayaan tersebut. Pelanggaran di pasar modal terbagi dua yaitu

  1. Pelanggaran yang bersipat administrasi yang berkaitan dengan laporan atau dokumen kepada BAPEPAM dan atau masayarakat (pasal 25-pasal 89 UUPM). Laporan tersebut baik berkala maupun aporan yang isential yang berisikan fakta material yan  sangat penting dan relevan mengenai atau peristiwa yang ada bisa mengakibatkan berpengaruhnya harga, atau segala bentuk informasi maupun fakta yang dapat mempengaruhi pihak investor atau pihak lain yang ada hubungannya dengan pasar modal.
  2. Pelanggaran yang bersipat teknis : pelanggaran ini yaitu segala kegiatan yang menyangkut segala bentuk perizinan, persetujuan dan pendaftaran ke BAPEPAM.

Untuk mengurangi terjadinya kejahatan dan pelanggaran di pasar modal, setidaknya  BAPEPAM sebagai peran Pengawas di Pasar modal harus benar benar profesional dalam menjalankan tuganya dan penegakan hukum di pasar modal juga harus mutlak ditegakan. Dan untuk Pasar modal sendiri terus selalu menciptakan dan membudayakan prinsip prisnsip GCG baik itu tranparansi, Bertanggung jawab, independen dll dan tetap menuntut keprofesionalan para pelaku yang berhubungan dengan kegigatan di pasar modal.

Ctt : diambil dari berbagai sumber


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: